
Menurut seorang pengamat Islam di Inggris, Hakimul Ikhwan, S.Sos., mengatakan bahwa fenomena bertambahnya jumlah muslim di Inggris, terutama White British ke islam dikarenakan oleh tingginya intensitas dan masifnya publikasi mengenai islam di Inggris. Mereka lebih memilih islam, karena dalam agama tersebut membebaskan mereka dari konsumerisme dan immoralitas dengan penggunaan burwah, jilbab, kerudung dan busana muslimah lainnya. Mereka mendapatkan informasi mengenai agama Islam dari berbagai sumber dan salah satunya adalah internet.
Hal ini memungkinkan munculnya kekayaan tafsir, hikmah (wisdom) dan humanity dalam islam. Islam yang nonradikal, damai, moderat dan pluralis semakin menarik perhatian masyarakat barat. Kecenderungan mereka suka kepada Islam yang anti dengan kekerasan dan moderat yang terlihat misalnya dalam wacana dialog multi agama serta upaya mengarusutamakan Islam yang non-TImur Tengah. Selain faktor publisitas dan discourse Islam yang menguat di tingkat global, faktor lain yang juga sangat menentukan meningkatnya conversion ke Islam di kalangan White British adalah meningkatnya jumlah para imigran Muslim di Inggris seperti dari Pakistan, Turki, Bangladesh, Timur Tengah, dan Asia seperti Indonesia dan Malaysia.
Banyaknya imigran muslim tersebut membuat simbol-simbol Islam tersebar luas dan dapat ditemui di berbagai penjuru kota. Misalnya, Butcher Halal atau halal meat, pizza halal, dan lain sebagainya seperti banyaknya wanita di jalan yang mengenakan jilbab. Istilah “halal” telah menjadi “ikon” publisitas yang sangat efektif tentang Islam. Penjualan daging halal di supermarket seperti Tesco, Asda, dan Sainsburry, misalnya, membuat Menteri Pertanian Inggris harus menjelaskan kepada publik tentang pengertian daging halal atau halal meat.
rtrst · 152 weeks ago
ObjectDock Crack
Wondershare PDFelement 8.3.16 Crack
Traktor Pro 3 Crack
VMware Workstation Pro Crack
EaseUS Partition Master Crack
EaseUS Todo Backup Crack
REAPER Full Crack
CyberGhost VPN Crack