Tampilkan postingan dengan label Olahraga. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Olahraga. Tampilkan semua postingan

Persisam Jadikan Sriwijaya Momen Kebangkitan

Sriwijaya mewaspadai Pavel Solomin.

Persisam Samarinda sedang berlatih (Persisam)

VIVAnews - Berada di papan bawah klasemen sementara Liga Super Indonesia (ISL) 2010/2011 membuat Persisam Putra Samarinda gerah. Persisam bertekad bangkit.
Pesut Mahakam akan menjadikan laga melawan Sriwijaya di Stadion Segiri Samarinda sebagai momen kebangkitan. Tak salah jika Persisam menargetkan kemenangan dalam laga yang akan disiarkan langsung antv mulai pukul 15.30 WIB ini. Persisam tak peduli akan melawan tim tangguh Sriwijaya FC.
“Kami ingin menang. Hanya itu yang akan membuat kami bangkit,” kata pelatih Persisam, Hendri Susilo di situs klub.

Persisam berjanji akan tampil menyerang. Mereka akan memanfaatkan dukungan penuh suporter fanatik, Pusamania sebagai pendongkrak motivasi.

“Kami tak pernah meragukan dukungan Pusamania. Pusamania menjadi roh besar di tim ini. Kami ingin dukungan luar biasa saat menjamu Sriwijaya. Karena nyanyian yang membahana di stadion jelas akan membangkitkan semangat pemain,” lanjut Hendri.

Waspadai Pavel Solomin
Kubu Sriwijaya tak memandang remeh Persisam. Apalagi, Persisam kini diperkuat mantan punggawa Laskar Wong Kito, Pavel Solomin. Pelatih Sriwijaya, Ivan Kolev menyebut Solomin sebagai salah satu di antara pemain yang perlu diwaspadai pasukannya.

“Kami sebenarnya tidak ada beban di sini. Kami datang untuk menang,” kata Kolev. “Tapi, kami sangat mewaspadai pemain-pemain asing di Persisam.”

Kubu Sriwijaya, menurut salah satu ofisialnya, menyebut tak terlalu memaksakan meraih kemenangan di laga ini. Laskar Wong Kito hanya ingin meraih poin. Baru di laga berikut melawan Bontang FC, Sriwijaya menargetkan poin penuh.

Apalagi, Sriwijaya belum bisa diperkuat salah satu gelandang andalannya Ponaryo Astaman. Mantan pemain tim nasional ini masih berlatih terpisah akibat cedera, kemarin.
Sriwijaya kini berada di papan tengah dengan mengoleksi 10 poin dari enam laga. Sedangkan Persisam baru mengumpulkan 4 poin dari 5 laga, dan berada di papan bawah klasemen sementara ISL.

Lewat Laga Ketat, Garuda Tekuk Satria

Ini merupakan laga penutup bagi Garuda di NBL seri Bali.

Garuda Flexi (merah) (NBL/Eka Hendra)

VIVAnews - Garuda Bandung menutup penampilannya pada lanjutan NBL seri Bali, dengan hasil sempurna. Pada laga terakhir, Kamis, 13 Januari 2011, Garuda mengalahkan  Satria Jakarta dengan skor 65-57.

Bertanding untuk kali keempat dalam seri ini, Garuda tampil dengan kekuatan terbaiknya. Denny Sumargo yang tampil sebagai starter bermain tenang dan mencetak 7 poin bagi timnya di kuarter pertama.

Penampilan gemilang juga ditunjukkan oleh I Made Sudiadyana di kuarter awal. Pemain yang akrab disapa Lolik itu menyumbang enam poin sebelum Aspac menutup kuarter ini dengan skor 20-14.

Citra Satria mencoba memberikan perlawanan yang lebih ketat di kuarter kedua. Melalui penampilan gemilang Yan Pattikawa dan Ngurah Teguh tim asal ibu kota itu mulai mengimbangi penampilan Garuda. Ketangguhan Citra Satria semakin bertambah dengan kehadiran Teguh yang memiliki kemampuan rata-rata 1,9 blok per game. Pada laga ini, Teguh sukses menggagalkan usaha Gagan Rahmat dalam mencetak poin. Meski demikian Garuda masih tetap unggul dengan skor 32-27.

Di kuarter ketiga, permainan berjalan stagnan karena penampilan kedua tim tidak berkembang. Namun penonton sedikit terhibur dengan aksi slam dunk Fadlan Minallah di penghujung kuarter.

Pada kuarter ini Garuda hanya unggul dengan selisih enam poin saja.

Pada kuarter keempat, Fadlan kembali menghibur penonton yang hadir di GOR Merpati, Bali lewat aksi slam dunk-nya. Tim Garuda akhirnya berhasil menutup kuarter ini dengan skor 65-57.

Fadlan berhasil mengumpulkan total 12 angka. Sedangkan Lolik menjadi pengumpul terbanyak dengan 17 poin. Denny Sumargo kembali mencetak doble-double dengan 11 poin dan 11 rebound.

Pada pertandingan lainnya, Aspac Jakarta juga berhasil merebut kemenangan atas lawannya Angsapura Salatiga. Dalam duel ini, Aspac unggul dengan selisih cukup jauh dari Angsapura, yakni 113-40. 

Pelita Jaya Favorit Juara Reguler NBL

"Pelita Jaya sudah 95 persen menjadi juara reguler,” kilah Fictor Gideon Roring.

Pelita Jaya Esia VS SM Britama (VIVAnews/Nurcholis Anhari Lubis)

VIVAnews - Usai menggebuk Satria Muda Britama untuk kali kedua di NBL musim ini, Pelita Jaya Esia semakin difavoritkan untuk menjadi juara reguler NBL.

Dalam pertandingan menegangkan di GOR Merpati, Denpasar, Jumat 14 Januari 2011, Pelita Jaya sukses menumbangkan Satria Muda (SM) 71-60 dalam Seri IV NBL.

Ini adalah kali kedua Pelita Jaya sukses menekuk SM di ajang NBL musim ini. Sebelumnya Kelly Purwanto dan kawan-kawan sukses mengalahkan SM di Seri I Surabaya dengan skor 71-67. Dengan demikian Pelita Jaya unggul head-to-head atas SM menjadi 2-0.

Nilai absolut itu memperbesar peluang Pelita Jaya untuk menggenggam juara musim reguler. SM, yang merupakan pesaing terdekat, pun mengisyaratkan lempar handuk untuk merebut gelar juara musim reguler. Sebab, jika nanti kedua tim memiliki poin yang sama, PJ tetap berada di puncak karena unggul dalam head-to-head.

”Motivasi anak-anak sangat bagus. Mungkin karena mereka melawan tim juara. Sejak awal saya tidak khawatir anak-anak bertemu SM. Sebab, secara otomatis anak-anak bermain sangat baik. Ini yang saya tak mengerti kenapa,” ujar pelatih Pelita Jaya Rastafari Horongbala seperti dilansir situs resmi NBL, Sabtu 15 Januari 2011.

"Situasi ini malah menjadi beban SM. Sebab, mereka adalah tim juara. Kalau anak-anak malah santai. Sebab, mereka sudah menang dua kali,” lanjut Rastafari.

Pelatih SM, Fictor Gideon, juga menilai Pelita Jaya menjadi favorit juara reguler NBL musim ini.

”SM dalam bahaya dengan kekalahan ini. Kalah dua kali oleh Pelita Jaya memang tidak menguntungkan karena kami hanya punya waktu 1,5 bulan sebelum ke championship series. Pelita Jaya sudah 95 persen menjadi juara reguler,” kilah Ito.

Momen Bersejarah buat Zanetti

Liputan6.com, Milan: Atmosfer di Stadio Giuseppe Meazza terasa begitu hangat ketika Inter Milan menghadapi Bologna dalam partai perdana setelah libur Natal dan Tahun Baru. Inter mereguk kemenangan 4-1 yang menandai gerak grafik hijau terus berlanjut di bawah arahan Leonardo.
Partai itu juga menjadi momen bersejarah bagi Nerazzurri. Kapten mereka, Javier Zanetti, mencatat pertandingan Serie A ke-519. Jumlah pertandingan yang menyamai rekor yang dipegang pemain legendaris Inter Giuseppe Beppe Bergomi.
Zanetti pun mendapat sambutan sambil berdiri dari pendukung setia Inter, Interisti, ketika ditarik keluar Leonardo untuk digantikan Davide Santon empat menit sebelum laga tersebut selesai. Mendapat sambutan begitu hangat, Zanetti terharu dan berterima kasih sebanyak-banyaknya buat para suporter.
"Walaupun cuaca dingin, tapi tidak terlalu terasa," kata pemain yang bergabung dengan Inter pada 1995 ini. "Dukungan fans selalu luar biasa di mataku. Saya bagian dari keluarga besar Inter. Saya bukan siapa-siapa ketika bergabung dan keluarga Moratti membuka tangan untuk kami berkembang bersama."
Zanetti tidak akan berpindah klub lagi. Ia berjanji akan gantung sepatu sebagai pemain Inter. Inter tertinggal delapan poin dari AC Milan di puncak klasemen, namun Nerazzurri masih memiliki satu tabungan pertandingan di tangan karena bermain di Piala Dunia Antarklub pada Desember lalu.
Menurut pemain internasional Argentina ini, peluang Inter untuk mempertahankan gelar scudetto masih sangat terbuka. Kesempatan memperpendek jarak dengan rival sekota mereka itu bisa dilakukan saat mereka menghelat partai tunda melawan Cesena, Rabu (19/1).

Hercules Hajar Habis Atletico

 
Hercules Hajar Habis Atletico
Liputan6.com, Alicante: Hercules kembali memakan korban. Kali ini klub elite yang dihajar klub berjuluk Blanquiazules yaitu Atletico Madrid. Atletico yang bertamu di Estadio Rico Perez, Senin (10/1) malam waktu setempat, dipermak dengan skor mencolok 4-1.
Tidak tanggung-tanggung, Hercules mengubur harapan Los Rojiblancos untuk membawa pulang poin dengan melesakkan keempat gol mereka di babak pertama. Kemenangan Hercules dibuka Tote pada meni ke-11 ketika memanfaatkan kemelut di dalam kotak penalti lawan. Kiper Atletico David De Gea gagal membendung sepakan Tote ke tiang dekat.
Hercules unggul 2-0 ketika babak pertama berjalan 23 menit. Gol tersebut berasal dari tendangan melengkung spektakuler yang dilepaskan Nelson Haedo Valdez, sebelum sundulan Olivier Thomert di menit ke-32 memaksa De Gea memungut bola dari gawangnya untuk ketuga kalinya.
Hercules masih lapar gol. Satu menit sebelum jeda David Trezeguet menambah keunggulan menjadi 4-0 lewat tendangan mendatarnya yang mengoyak gawang Atletico. Sergio Kun Aguero baru bisa memperoleh gol balasan satu menit sebelum waktu normal berakhir melalui kaki Jose Antonio Reyes.
Ini merupakan kiprah mengejutkan dari Hercules untuk kesekian kalinya. Sebelumnya, tim asuhan Esteban Vigo ini mengalahkan Barcelona 2-0 di Nou Camp dan juga Sevilla. Mereka kemudian menahan seri Villarreal usai memimpin dua kali. Hercules juga memimpin di babak pertama saat bertemu Real Madrid sebelum menyerah oleh dua gol dari Cristiano Roanldo.
Tambahan tiga poin mengatrol Hercules ke posisi 11 dengan raihan 22 poin dari 18 kali bermain. Atletico, sementara itu, semakin terancam di peringkat enam atau posisi terakhir zona Eropa. tim asuhan Quique Sanchez Flores ini mengumpulkan 27 poin atau sama dengan milik Getafe dan Real Mallorca di urutan tujuh dan delapan.(DIM)

Tim Garuda Jadi Trending Topic Ke-2 Twitter

Beragam komentar dukungan bagi Firman Utina cs pun bersautan di media jejaring sosial.

Heri Susanto
Twitter (youngstownfire.com)

VIVAnews - Dukungan bagi timnas Garuda terus merebak di dunia maya. Bahkan, dukungan untuk Garuda menjadi trending topic urutan kedua di twitter.

Pada pagi ini hingga pukul 11.44 WIB, sekitar tujuh jam menjelang laga Indonesia kontra Malaysia di AFF 2010, topik #GarudaFightsBack menjadi trending topic peringkat kedua di twitter.

Beragam komentar dukungan bagi Firman Utina cs pun bersautan di media jejaring sosial tersebut.

Sebut saja misalnya, artis Tika Panggabean "Nyanyi Apapun yg terjadi kukan slalu ada untukmu.... Garudaku, selamat berjuang!

Atau dari seseorang dengan akun @nadnaddonat " THUMB UP FOR INDONESIA, THUMB DOWN FOR MALAYSIA."

Dukungan untuk tim Garuda  juga merebak dalam topik lain #Loveindonesia. Topik ini juga menjadi trending topic twitter beberapa hari terakhir. (umi)

Piala AFF 'Malaysia Harus Menang 3-0'

Gb

Malaysia harus memaksimalkan laga kandang di final Piala AFF 2010 agar perjuangan di leg kedua lebih ringan. Tim berjuluk Harimau ini pun diharapkan bisa menang 3-0 di Kuala Lumpur.

Calon Pembeli Tiket AFF Rusuh

Jakarta (ANTARA) - Calon pembeli tiket babak final AFF Suzuki Cup kembali merusuh akibat kekecewaan setelah lama antre dan menyerahkan KTP namun tak mendapatkan kepastian dari pihak petugas loket pada Kamis siang.
Kerusuhan terjadi di loket pintu X dan juga loket plaza utara Stadion Utama Gelora Bung Karno dimana ratusan orang berteriak-teriak bahkan loket di Plaza Utara sempat dilempari batu oleh calon pembeli yang kecewa.
Kejadian bermula sekitar pukul 14:00 WIB tiket untuk kategori 1 yang dijual seharga Rp200.000 sudah habis terjual dari sejak loket dibuka pukul 10:00.
Panitia pelaksana mengatakan, sebanyak 24 ribu lembar tiket kategori 1 yang memang khusus dijual pada hari Kamis (23/12) dinyatakan sudah habis terjual.
Ratusan calon penonton yang telah menyerahkan KTP pun merasa kecewa dan segera menyatroni kantor PSSI di kawasan Pintu X SUGBK untuk menuntut dibukanya kembali loket penjualan.
Ketua Panpel Joko Driyono dengan didampingi Bidang Ticketing Eddy Prasetyo terpaksa menghadapi pada "pendemo" dan memberikan penjelasan.
"Hari ini memang hanya tiket kategori 1 yang dijual sebanyak 24 ribu, dan itu sudah habis. Sejak jam 1 siang sudah habis dan kami tidak mungkin melakukan penambahan karena sudah disesuaikan dengan kuota kapasitas stadion," ujar Joko Driyono kepada calon penonton.
Namun calon penonton tetap merasa tak puas dan mulai meneriakkan yel-yel tuntutan agar Ketua Umum PSSI mundur dari jabatannya.
"Nurdin mundur...Nurdin mundur..." teriak penonton.
Menurut Joko, dengan habisnya tiket kategori 1 tersebut para penonton dianjurkan untuk membeli tiket kategori 2 yang notabene lebih murah yakni Rp150.000 per lembar dan sesuai jadwal akan dilakukan penjualan voucher pada hari Jumat (24/12).
"Kalau pun untuk kategori 2 tidak kebagian, masih ada kategori 3 yang akan dijual pada hari Minggu (26/12). Setiap pembeli hanya dibatasi maksimal lima lembar. Bagi calon penonton yang sudah menyerahkan KTP kami akan melakukan `treatment` tersendiri," jelas Joko Driyono.
Panitia menyediakan tiket kategori 2 tersebut sebanyak 16 ribu lembar, sedangkan kategori 3 yang harganya telah diturunkan kembali menjadi Rp50 ribu tersedia sebanyak 30 ribu lembar.
Hingga Kamis petang sekitar pukul 17:00 WIB, ratusan calon penonton masih berkumpul di ring utama SUGBK, sementara puluhan aparat kepolisian masih tetap berjaga-jaga utamanya di depan kantor PSSI.
Namun keramaian kembali dihiasi oleh para pedagang pakaian yang menjual kostum-kostum tiruan pemain Timnas Indonesia yang menggelarnya di hampir setiap emperan hingga di jalan-jalan utama menuju masuk stadion.
Sumber: http://id.news.yahoo.com

Gonzales DKK Diharapkan Mampu Jaga Emosi

Gonzales DKK Diharapkan Mampu Jaga Emosi



Medan (ANTARA) - Gonzales dan kawan-kawan diharapkan mampu menjaga emosi dan tidak mudah terpancing dengan strategi yang akan diterapkan Malaysia pada leg pertama final AFF 2010 yang akan digelar di Stadion Bukit Jalil, Kuala Lumpur, 26 Desember 2010.
Ketua Harian Komite Olahraga Nasional (KONI) Sumatera Utara John Ismadi Lubis di Medan, Kamis, mengatakan, selain faktor teknis, timnas juga harus mewaspadai faktor nonteknis ketika menghadapi Malaysia.
Ia mencontohkan kemungkinan provokasi dari para pendukung tuan rumah sebelum maupun saat pertandingan berlangsung. Begitu juga dengan strategi yang diterapkan lawan untuk memancing emosi timnas hingga dapat merusak konsentrasi.
"Yang terpenting apa pun strategi yang diterapkan lawan, emosi Gonzales dan kawan-kawan jangan sampai terpancing. Mereka harus tetap tenang, apalagi ada beberapa pemain kita yang sudah mengantongi kartu kuning termasuk Gonzales sendiri," katanya.
Ada lima pemain Tim Garuda yang sudah mengantongi kartu kuning, yakni Christian Gonzales, Oktovianus Maniani, Hamka Hamzah yang diperoleh saat menghadapi Filipina di semifinal leg pertama, kemudian Ahmad Bustomi dan M Ridwan yang mendapat kartu kuning pada semifinal leg kedua.
"Diharapkan para pemain tidak melakukan kesalahan yang tidak penting yang dapat berakibat buruk bagi tim, terutama yang sudah mengantongi kartu kuning," katanya.
Wakil Ketua KONI Medan Julius Raja menambahkan, dalam menghadapi Malaysia di Stadion Bukit Jalil Indonesia hanya cukup bermain aman, dengan kata lain timnas tidak perlu terlalu ngotot untuk mencari kemenangan.
Dengan bermain aman timnas akan main lebih tenang, mengingat sebagai tuan rumah Malaysia tentunya akan lebih banyak mengambil inisiatif melakukan tekanan demi meraih kemenangan.
Apalagi tim Malaysia juga telah mengalami peningkatan yang luar biasa dibanding pertandingan penyisihan, yang mereka buktikan dengan membungkan Vietnam yang juga merupakan juara bertahan.
"Yang penting main aman saja dulu, minimal kita dapat menahan seri dan kalau bisa menang lebih bagus lagi. Nanti ketika di leg kedua di Jakarta baru kita main habis-habisan," katanya.

Tiket AFF di Malaysia Lebih Murah

LOC Malaysia Jual 88 Ribu Tiket
Jakarta (ANTARA) - Panitia Lokal (LOC) Malaysia akan menjual tiket final pertama AFF Suzuki Cup 2010 antara Malaysia-Indonesia Minggu (26/12) dengan jumlah sekitar 88 ribu tiket mulai Kamis (23/12) hingga Sabtu (25/12).
Sekjen Persatuan Bolasepak Malaysia (FAM) Datuk Azzudin dikutip dari Kantor Berita Bernama, Rabu, menyebutkan tiket yang dijual di Loket Kuning Stadion Bukit Jalil, Malaysia, seharga 50 ringgit per lembar untuk kategori tribun tertutup.
Sementara, kategori tribun terbuka seharga 30 ringgit per lembar dan 5 ringgit untuk anak-anak di bawah 12 tahun. Tiket itu akan dijual mulai Kamis hingga Sabtu pada jam 10.00 pagi hingga 19.00 waktu setempat.
Ia mengatakan, sebanyak 70 ribu untuk tiket dengan harga 30 ringgit dan 2.500 tiket dengan harga 50 ringgit per lembar untuk pendukung Malaysia.
"Sebanyak 15 ribu tiket dengan harga 30 ringgit dan 500 tiket 50 ringgit per lembar untuk pendukung Indonesia yang bekerja di negara ini," katanya.
Soal penjualan untuk pendukung Indonesia akan dibicarakan dengan pihak PSSI pada Rabu, soal penjualan di Kantor Kedubes Indonesia. Opsi lain penjualan akan dibuka di loket Biru Stadion Nasional Bukit Jalil.
"Pembelian tikat di loket Stadion Bukit Jalil, warga Indonesia perlu menunjukkan paspor untuk membeli tiket," katanya.
Final kedua akan berlangsung di Jakarta pada 29 Desember.

Sumber: http://id.news.yahoo.com/

Manajemen Bubar, PSM Makassar Undur dari ISL?


Kabar buruk sedang menggelayut di tubuh tim PSM Makassar. Itu setelah manajemen PSM dinyatakan bubar sejak hari ini Selasa, 14 Desember 2010. 

Pengumuman bubarnya pengelolaan PSM disampaikan langsung oleh Ketua Umum PSM Makassar, Ilham Arief Siradjuddin bersama dengan mantan manajer PSM Makassar, Hendra Siradjuddin. Pada kesempatan itu, Hendra menyatakan secara simbolis pengunduran dirinya bersama enam asisten manajer kepada Ilham Arief. 

“Banyak sekali tekanan teknis maupun non teknis sejak mengelola PSM Makassar. Tekanan itu sudah tidak mampu kami tahan sehingga kami harus mundur,” terang Hendra Siradjuddin kepada wartawan.

Secara rinci, Hendra menyerahkan 13 poin utama yang menjadi alasan pengelola PSM kompak mundur. Di antara poin yang paling krusial adalah sejumlah kebijakan PSSI terhadap tim Juku Eja yang dianggap aneh. 

Kebijakan tersebut dirasakan sejak awal bergulirnya ISL 2010/2011. Seperti Stadion Andi Mattalatta yang tidak lolos verifikasi serta wasit yang merugikan PSM saat bermain di kandang maupun di luar kandang.

Terakhir, kata Hendra, putusan Komdis PSSI terhadap PSM yang harus menjalani partai usiran melawan Persipura Jayapura, 6 Januari mendatang, juga menjadi pemicu.

“Sangat aneh memang, Stadion Andi Matalatta itu lebih baik dari sejumlah stadion lainnya. Kemudian keputusan wasit yang disaksikan oleh seluruh Indonesia (di lapangan) serta putusan Komdis PSSI yang tidak bisa kami banding,” keluh Hendra.

Menanggapi hal itu, Ketua Umum PSM, Ilham Arief menyatakan telah menerima pengunduran diri manajemen di bawah kendali Hendra. “Pengunduran diri secara resmi manajer dan enam asisten telah saya terima,” urai Ilham Arief 
sekaligus menyatakan mengambil alih sementara pengelolaan PSM.

Ilham mengaku tidak bisa menghalangi kehendak mereka, apalagi untuk menahan agar tidak mundur. Meski secara pribadi Ilham yang juga Walikota Makassar ini sangat bersedih dengan kondisi tersebut. Menurut Ilham, ia hanya bisa menghargai pengunduran diri pengelola PSM sebelumnya. Apalagi, mereka menganggap mundur sebagai sikap dan komitmen perlawanan terhadap PSSI.

“Kalau dicurangi terus dan manajemen tidak bersikap, itu sama saja sebagai sebuah kebodohan,” ungkap Ilham.

Namun demikian, Ilham memastikan bahwa PSM masih berjalan. Sebab yang mundur hanyalah dari tingkat manajer hingga asistennya. Yakni Manajer PSM, Hendra Sirajuddin; Asisten Manajer Bidang Teknik, Abdi Tunggal; Asisten Manajer Bidang Keuangan, Suhardi Hamid; Asisten Manajer Bidang Hukum, Syahrir Cakkari; Asisten Manajer Bidang Perlengkapan, Faisal Maming; Asisten Manajer Bidang Marketing dan Komunikasi, Noor Karompot, serta Juru Bicara 
PSM, Nurmal Idrus.

Opsi Mundur
Untuk selanjutnya, Ilham akan membuka kesempatan kepada pribadi maupun perusahaan di seluruh Indonesia yang berminat untuk mengelola PSM agar tetap bisa berkiprah di ISL 2010/2011. Kesempatan tersebut akan dibuka selama tujuh hari ke depan dan jika tidak ada satu orang pun yang berminat, maka opsi mundur dari ISL pasti akan dilakukan. 

“Kita sudah ada opsi untuk itu. Dan semoga masyarakat Sulsel bisa memahami ini,” tegas Ilham lagi.

Soal nasib pemain, pelatih dan sponsor, Ilham meyakinkan bahwa persoalan tersebut akan berjalan seperti biasa. PSM, kata Ilham, berjanji akan memenuhi hak dan kewajiban serta akan menawarkan solusi jika memang PSM mundur dari ISL.

Selebihnya, PSM berharap, pengurus PSSI dan PT Liga Indonesia bisa berintrospeksi diri atas pengelolaan kompetisi ISL. Ilham menegaskan, jika pengelolaan kompetisi ISL masih seperti itu, maka harapan Indonesia untuk menciptakan pemain yang profesional tidak akan pernah terwujud.

Sumber: http://bola.vivanews.com/

Dari Gol Gonzales hingga Kecupan Nurdin Halid

Neil Etheridge, kiper timnas Filipina, adalah penjaga gawang dengan penampilan solid sepanjang turnamen AFF Suzuki Cup 2010. Tapi, disaksikan lebih 80 ribu penonton di Gelora Bung Karno yang memerahkan stadion, Neil rontok juga.
Di menit ke 31 laga pertama semi final turnamen, Neil dan Ray Jonsson, pemain tengah Filipina, tak berkoordinasi baik ketika umpan panjang Firman Utina datang. Keduanya nyaris bertubrukan merebut bola. Cristian Gonzales menanduk bola itu, dan menyarangkan gol ke gawang Neil, yang terlanjur terlalu maju. Stadion pun meledak oleh sorak-sorai.
Timnas Indonesia, di laga kedua semi final, mesti berhati-hati dengan The Azkals yang jelas sudah lebih baik daripada tahun 2002, di mana mereka dipermalukan 13-1 oleh Indonesia.
Tim Garuda, hari Minggu ini, harus menaklukkan niat Filipina untuk menang dengan selisih dua gol. Tim asuhan Alfred Reidl cukup menahan The Azkals seri untuk melaju ke final. Bila, amit-amit, Filipina menang dengan selisih satu gol, maka akan digelar adu penalti untuk menentukan siapa bertemu Malaysia atau Vietnam di final nanti.
Kamis (16/12) malam, Gelora Bung Karno yang merah pun makin meriah. Indonesia gembira. Ketua PSSI Nurdin Halid, yang harus menahan kuping mendengar koor "Nurdin turun!" di stadion, pun segera menyambar tangan Presiden Yudhoyono ketika laga usai. Membungkuk, Nurdin mencium tangan presiden!
Simak rangkuman pertandingan hingga aksi Nurdin itu:


Sumber: http://id.news.yahoo.com/

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes